Perkembangan dan hasil
Pembangunan di Kabupaten Bandung secara umum dapat dilihat dari beberapa
indikator makro, yaitu Indikator Macro ekonomi dan Indikator Makro Sosial
Budaya, yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan indeks pembangunan
Manusia (IPM). Berikut uraian mengenai estimasi perhitungan kedua indikator
tersebut:
Indikator Makro Sosial
& Budaya
Indikator Makro Sosial
yang dijadikan penilaian keberhasilan pembangunan terdiri atas indikator makro
sosial yang berasal dari Komponen Kesehatan, Komponen Pendidikan dan Komponen
Agama. Indikator makro sosial masyarakat Kabupaten Bandung tahun 2008 adalah
sebagai berikut:
1. Sosial
Laju
pertumbuhan penduduk : 2,93%
Angka
Harapan Hidup (AHH) : 68,42 tahun
Angka
Kematian Bayi (AKB) : 37,36
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) : 52,84%
Rasio
Ketergantungan : 52,48%
Angka
Melek Huruf (AMH) : 98,84%
2. Budaya
Masyarakat Kabupaten Bandung sebagian besar merupakan masyarakat suku sunda
dengan aneka
khazanah kebudayaan yang dimilikinya.
Pluralitas yang terjadi di beberapa wilayah perkotaan dapat diterima oleh
masyarakat serta hidup
berdampingan secara rukun dan damai.
3. Hankam
Di
Kabupaten Bandung terdapat beberapa instansi militer dan polisi baik pusat
pendidikan maupun kesatuan
Terdapat KODIM sebagai Komando teritorial TNI, yaitu KODIM 0609 Bandung
Penanganan Kamtibmas di Wilayah Hukum Kabupaten Bandung dilaksanakan oleh
Polres Soreang.
4. Agama
Kehidupan beragama berjalan kondusif. Kerjasama antar umat beragama diwujudkan
dalam forum
kerukunan umat beragama. Komposisi penduduk menurut agama & sarana
peribadatan:
Islam
: 3.983.409 orang, masjid : 5.664 buah, mushola : 8.181 buah
Kristen : 26.831 orang, Gereja Kristen : 7 buah
Katolik : 39.609 orang, Gereja Katolik : 40 buah
Hindu
: 4.806 orang, Pura : 1 buah
Budha
: 5.009 orang, Vihara : 1 buah
Konghucu : nihil
POTENSI
WISATA & BUDAYA DI KABUPATEN
BANDUNG
|
|
Budaya :
-Rumah adat cikondang

Kampung Cikondang secara administratif terletak di dalam
wilayah Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Kampung
Cikondang ini berbatasan dengan Desa Cikalong dan Desa Cipinang (Kecamatan
Cimaung) di sebelah utara, dengan Desa Pulosari di sebelah selatan, dengan
desa Tribakti Mulya di sebelah Timur, serta di sebelah barat berbatasan
dengan desa Sukamaju
-Candi Bojongmenja

Candi Bojongmenje atau yang lebih dikenal dengan Situs
Rancaekek, merupakan komplek purbakala yang diduga merupakan peninggalan masa
pra-Islam di Jawa Barat yang terletak di Dusun Bojongmenje, Kalurahan
Cangkuang, Kecamatan Rancaekek, Bandung, Jawa Barat. Situs ini terletak di dekat kawasan
industri sehingga keberadaannya terancam
-Topeng Benjang

Seni Tari Topeng Benjang merupakan
perkembangan dari seni Benjang, seni Benjang itu pun sudah dikenal oleh
masyarakat Ujungberung sejak akhir abad ke-19. Sedangkan seni tari Topeng
Benjang telah lahir diperkirakan tahun 1940-an, Benjang Gulat/Gelut
diperkirakan tahun 1923, dan Benjang Helaran tahun 1938. Dari ke tiga bentuk
seni ini, yang paling memprihatinkan keadannya hingga saat ini adalah seni pertunjukan
tari Topeng Benjang. Dan seni Topeng Benjang ini sudah tidak di pergelarkan
lagi sejak pertengahan tahun 1970-an.
-Calung

Calung adalah alat musik Sunda yang merupakan prototipe
(purwarupa) dari angklung. Berbeda dengan angklung yang dimainkan
dengan cara digoyangkan, cara menabuh calung adalah dengan memukul batang (wilahan,
bilah) dari ruas-ruas (tabung bambu) yang tersusun menurut titi laras (tangga
nada) pentatonik (da-mi-na-ti-la). Jenis bambu untuk
pembuatan calung kebanyakan dariawi wulung (bambu hitam), namun
ada pula yang dibuat dari awi temen (bambu yang berwarna
putih).
Pengertian calung selain sebagai alat musik juga melekat
dengan sebutan seni pertunjukan. Ada dua bentuk calung Sunda yang dikenal,
yakni calung rantay dan calung jinjing
-Jaipongan

Jaipongan terlahir
melalui proses kreatif dari tangan dingin H Suanda sekitar tahun 1976 di
Karawang, jaipongan merupakan garapan yang menggabungkan beberapa elemen seni
tradisi karawang seperti pencak silat, wayang golek, topeng banjet, ketuk
tilu dan lain-lain
-Upacara Wuku Tahun
Wuku Tahun dilaksanakan setiap
tanggal 1-14 Muharam (tahun baru Islam).
Wuku Taun berasal dari kata buku
yang bermakna membuka lembaran tahun baru (Islam) dan menutup tahun lalu.
Tujuan upacara ini adalah untuk memohon perlindungan dari Allah Swt dan
leluhur kampung, tolak bala, serta memohon keselamatan dan melestarikan
tradisi gotong royong. Upacara ini dipusatkan di Bumi adat dengan doa bersama
dipimpin oleh kuncen
-Pencak Cikalong

Pencak Cikalong merupakan hasil
karya R.H. Ibrahim, turunan ke-9 Dalem Cikundul, Majalaya Kecamatan Cikalong
Kulon. R.H. Ibrahim lahir pada tahun 1816, keahlian Pencak Silatnya
didapatkan dari leluhumya. Gerak Pencak Cikalong ini, memiliki banyak gerak
tangan di atas dengan sikap tertutup, hal ini memiliki kelebihan sukar untuk
di jamah tangan lawan. Selain itu pukulan dan bantingan sangat di pentingkan
dalam Pencak aliran Cikalong. Keistimewaannya Pencak Cikalong yaitu mengikuti
serangan lawan. Maksudnya untuk menghilangkan keseimbangan lawan, sampai
lawan itu terjatuh. Umpamanya, pukulan penyerang bukan di tahan (di takis)
melainkan di ikuti, sehingga bobot tenaga menjadi bertambah.
|
Makanan Khas :
-Karedok

Karedok atau
keredok adalah salah satu makanan khas Sunda di Indonesia. Karedok dibuat
dengan bahan-bahan sayuran mentah antara lain; mentimun, taoge, kol, kacang
panjang, daun kemangi, dan terong. Sedangkan sausnya adalah bumbu kacang yang
dibuat
dari cabai merah, bawang putih, kencur, kacang tanah, air asam, gula
jawa, garam, dan terasi.
-Batagor
Batagor (akronim dari
bakso tahu goreng) adalah makanan tradisional khas Jawa Barat yang dibuat dari
tahu berbalut tepung lalu digoreng
-Mie kocok bandung

Mie Kocok adalah makanan
berbahan dasar mie kuning dan tauge, yang diberi kuah panas dari kaldu kaki
sapi yang berasa lemaknya dan diberi toping potongan kaskus kecil. Rasanya
panas dan segar, dan kalau anda pencinta pedas tinggal tambahkan sambel yang
akan membuat lidah dan dahi kita berkeringat.
-Colenak
Colenak adalah singkatan
dicocol enak (bahasa sunda),merupakan makanan yang dibuat dari peuyeum (tape
singkong) yang dibakar kemudian disajikan dengan saus yang terbuat dari parutan
kelapa dan gula merah. Makanan khas Bandung yang masih bertahan meski saat ini
agak jarang yang menjualnya. Karena kandungan gula di dalam tape maka tape
tersebut mudah gosong, meski ini adalah bagian yang terenak bagi beberapa
orang.
-Lotek
Lotek hampir sama dengan
pecel, yakni makanan berupa rebusan sayuran segar yang disiram dressing berupa
sambal dicampur bumbu kacang. Keunikannya, sebagai bahan sambal di samping
kacang seringkali ditambahkan tempe dan dalam bumbunya ditambahkan terasi, gula
merah, dan bawang putih. Secara umum, lotek terasa lebih manis daripada pecel.
Selain itu, kalau sambal pecel bumbu sudah dicampur sebelumnya, untuk lotek
bumbu baru ditambahkan ketika akan dihidangkan. Lotek dapat disajikan dengan
lontong atau nasi hangat, disertai dengan kerupuk dan bawang goreng
Suku :
Suku Sunda

Suku Sunda adalah
kelompok etnis yang berasal dari bagian barat pulauJawa, Indonesia, dengan
istilah Tatar Pasundan yang mencakup wilayah administrasi provinsi Jawa Barat,
bukan di jawabarat saja melainkan Banten, Jakarta, Lampung dan wilayah barat
Jawa Tengah (Banyumasan). Suku Sunda merupakan etnis kedua terbesar di
Indonesia . Suku Sunda merupakan 17,8% penduduk Indonesia merupakan orang
Sunda. Mayoritas orang Sunda beragama Islam, akan tetapi ada juga sebagian
kecil yang beragama Kristen, Hindu, dan Sunda Wiwitan (Jati Sunda) etnis kedua
terbesar di Indonesia
Wisata :
Air Terjun Sindulang

Air terjun ini ada di
Desa Tanjungwangi Kecamatan Cicalengka Kab. Bandung. Jarak tempuh 8 km
dari jalan .. seger dah gan
Kawah Putih

Di temukan oleh seorang
Jerman, Dr. Franz Wilhelm Junghun pada tahun 1837, yang juga seorang pengusaha
perkebunan
Cimanggu Hot Spring
Water

Kolam pemandian air
panas Cimanggu berada pada ketinggian kurang lebih 1.100 m dpl yang di
sekitarnya terdapat hamparan
Ranca Upas

Obyek wana wisata Bumi
Perkemahan Ranca Upas memiliki area seluas 215 ha memiliki kekayaan alam
perbukitan serta hutan.
Pemandian Air Panas Walini

Bandung selatan selain
terkenal dengan perkebunan teh-nya dan juga terdapat pemandian air panas, Seperti
halnya Cimanggu, Walini.
Kawah Cibuni

Kawah Cibuni yang
terletak di kaki Gunung Patuha temasuk di dalam kawasan Perkebunan Rancabali,
afdeeling Rancabali II.
Situ Patengan

Situ Patengan memiliki
total luas cagar alamnya sekitar 123.077,15 hektar dengan luas danaunya
Arung Jeram
Sungai Cisangkuy

ARUNG
JERAM Sungai Cisangkuy terletak di Desa Lamjang Kec.
Pangalengan.
Cibolang Hot Spring
Water

Cibolang dengan luas 2
Ha terletak di RPH Wayang Windu, BKPH Pangalengan, KPH Bandung Selatan. Yang
secara administratif
Pangalengan

Ingin berwisata yang
mempunyai keindahan alam serta berhawa sejuk? Pangalengan adalah
tempatnya.
Situ Cileunca

Menurut sejarah Situ
Cileunca merupakan kawasan pribadi seorang warga Belanda bernama Kuhlan yang
dulu menetap di Pangalengan.